Tuesday, September 19, 2023

TARI REOG PONOROGO BERASAL DARI PONOROGO JAWA TIMUR




 PENGERTIAN REOG 



Reog adalah tarian tradisional di arena terbuka yang berfungsi sebagai hiburan rakyat dan mengandung unsur magis. Penari utamanya merupakan orang berkepala singa dengan hiasan bulu merak, ditambah beberapa penari bertopeng dan berkuda lumping, disertai reog asli Indonesia. Reog merupakan salah satu seni budaya dari Jawa Timur bagian barat-laut, dan Ponorogo dianggap sebagai kota asalnya.

ASAL REOG

Sesuai namanya, Reog Ponorogo merupakan kebudayaan asal Ponorogo, Jawa Timur. Reog Ponorogo adalah seni tradisional yang dikenalmasyarakat Ponorogo sebagai Barongan. Tarian ini menampilkan sosok topeng macan berhias bulu merak berukuran sangat besar. Topeng tersebut dikenakan penari dengan gerakan meliuk-liuk. Pertunjukan Reog Ponorogo sering ditampilkan di berbagai acara, seperti pernikahan, perayaan hari jadi, hingga festival kesenian.

SEJARAH REOG

Reog Ponorogo berawal dari Kelana Suwandana, raja Kerajaan Bantarangin, yang ingin melamar putri Kerajaan Kediri. Nama putri tersebut adalah Dewi Ragil Kuning atau Putri Sanggalangit. Ketika melakukan perjalanan untuk melamar sang putri, sang raja dicegah oleh Raja Kediri bernama Singa Barong. Kehadiran Raja Kediri ini disertai pasukan tentara yang terdiri dari hewan singa dan burung merak. Sementara, Raja Kelana bepergian bersama wakilnya, Bujang Anom dan pengawal raja yang disebut warok.

Para pengawal raja ini memiliki kekuatan ilmu hitam yang mampu mematikan lawan. Para warok memakai celana dan baju hitam sambil membawa senjata cemeti dan pecut. Kedua kubu kerajaan kemudian saling bertarung mengeluarkan kesaktian. Selama berhari-hari pertarungan, keduanya saling berdamai. Akhirnya Raja Kelana berhasil meminang Dewi Ragil Kuning. Perang yang terjadi antara merak dan singa melawan warok ini kemudian menjadi pertunjukan seni. Bisa dikatakan, Reog Ponorogo menceritakan perang antara Kerajaan Kediri dan Kerajaan Bantarangin.

PEMENTASAN SENI REOG

Reog modern biasanya dipentaskan dalam beberapa acara seperti pernikahan, khitanan, dan hari besar Nasional. Seni Reog Ponorogo terdiri dari dua sampai tiga tarian pembukaan. Tarian pertama biasanya dibawakan oleh enam hingga delapan pria gagah berani dengan pakaian serba hitam dan muka dipoles warna merah. Para penari ini menggambarkan sosok singa yang pemberani. Berikutnya, tarian yang dibawakan oleh enam sampai delapan gadis yang menaiki kuda.

Pada Reog tradisional, penari ini biasanya diperankan oleh gemblak, penari laki-laki yang berpakaian wanita. Tarian ini dinamakan tari jaran kepang atau jathilan. Tarian pembukaan lainnya, jika ada biasanya berupa tarian anak kecil yang membawakan adegan lucu, sering disebut Bujang Ganong atau Ganongan. Setelah tarian pembukaan selesai, baru ditampilkan adegan inti yang isinya bergantung situasi penampilan Reog Ponorogo. Jika berhubungan dengan pernikahan, yang ditampilkan adalah adegan percintaan. Untuk hajatan khitanan atau sunatan, biasanya cerita pendekar

TOKOH DALAM REOG

Beberapa tokoh dalam Reog Ponorago, terdiri dari:

1.Warok Adalah orang bertekad suci, serta memberi tuntunan dan perlindungan tanpa pamrih. Warok merupakan karakter dan jiwa masyarakat Ponorogo yang telah mendarah daging sejak dahulu, dan diwariskan nenek moyang. Warok merupakan bagian peraga dari kesenian reog yang tidak terpisahkan dengan peraga lainnya. Warok adalah seseorang yang betul-betul menguasai ilmu, baik lahir maupun batin.2. Jathil Adalah prajurit berkuda dan merupakan salah satu tokoh dalam Reog Ponorogo. Jathilan merupakan tarian yang menggambarkan ketangkasan prajurit berkuda yang sedang berlatih di atas kuda. Tarian ini dibawakan penari di mana mereka saling berpasangan. Ketangkasan dan kepiawaian dalam berperang di atas kuda ditunjukkan dengan ekspresi dan semangat sang penari.


3. Bujang Ganong Disebut juga Patih Pujangga Anom. Adalah salah satu tokoh energik, kocak, sekaligus mempunyai keahlian seni bela diri. Sehingga di tiap penampilannya senantiasa diperagakan dua orang. Pertunjukan ini pada umumnya selalu ditunggu-tunggu penonton, khususnya anak-anak. Bujang Ganong menggambarkan sosok seorang patih muda yang meskipun secara fisik cenderung buruk rupa, tetapi cekatan, berkemauan keras, cerdik, jenaka, dan sakti.

4.Klono Sewandono Disebut juga Raja Klono. Adalah raja sakti mandraguna yang memiliki pusaka andalan, berupa cemeti yang sangat ampuh, dinamakan Pecut Samandiman. Ke mana saja sang Raja pergi, ia selalu membawa pusaka tersebut yang digunakan untuk melindungi dirinya. Kegagahan sang Raja digambarkan dalam gerak tari yang lincah serta berwibawa. Dalam suatu kisah, Prabu Klono Sewandono berhasil menciptakan kesenian indah hasil daya ciptanya untuk menuruti permintaan sang putri (kekasihnya).


5. Singo Barong Adalah tokoh dan penari berkepala macan dengan hiasan merak yang paling dominan dalam kesenian Reog Ponorogo. Bagian topengnya, antara lain:


6. Kepala harimau (caplokan) Terbuat dari kerangka kayu, bambu, dan rotan yang ditutup dengan kulit macan gembong atau harimau jawa.


7. Dadak merak Terbuat dari bambu dan rotan sebagai tempat menata bulu merak, untuk menggambarkan seekor merak yang sedang mengembangkan bulunya dan menggigit untaian manik.


8. Krakap Terbuat dari kain beludru warna hitam yang disulam dengan monte, merupakan aksesori dan tempat menuliskan identitas grup reog.

No comments:

Post a Comment

TARI SIGEH PENGUTEN BERASAL DARI LAMPUNG

  Tari Sigeh Penguten merupakan salah satu tari kreasi baru dari daerah Lampung. Awalnya tari ini bernama tari Melinting dan tari Sembah, n...